Insya Allah

bismillaahirrohmaanirrohiim

assalaamu’alaykum wa rohmatullaahi wa baarokaatuh

“Dan di antara tanda-tanda kekuasan-Nya adalah Dia menciptakan untuk kalian istri-istri dari jenis kalian sendiri, supaya kalian cenderung dan merasa tenteram kepada mereka, dan dijadikan-Nya di antara kalian rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.”
(QS. Ar-Rum: 21)

“Dialah yang menciptakan kalian dari diri yang satu, dan daripadanya Dia menciptakan istrinya, agar dia merasa senang kepadanya.”
(QS. Al-A’raf: 189)

HIKMAH PERNIKAHAN
Diantara hikmah dari sebuah pernikahan ialah :

1) Pemeliharaan terhadap masing-masing dari sepasang suami-istri dan penjagaan terhadap keduanya, Nabi Shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Wahai para pemuda barangsiapa diantara kalian yang telah memiliki kemampuan (ba-ah) maka hendaklah dia menikah karena sesungguhnya menikah lebih menjaga kemaluan dan barangsiapa yang belum memiliki kemampuan maka hendaknya dia berpuasa karena berpuasa merupakan tameng baginya.”
(HR. Bukhari Muslim)

2) Menjaga masyarakat dari kejelekan dan rusaknya akhlak sehingga kalau sekiranya tidak ada pernikahan sungguh niscaya tersebarlah berbagai bentuk akhlak yang jelek di antara kaum pria dan wanita.

3) Masing-masing dari pasangan suami istri dapat merasakan kesenangan satu sama lainnya dengan ditunaikan kewajiban baginya dari hak-hak dan hubungan kekeluargaan. Sehingga seorang lelakilah yang akan memelihara wanitanya dan yang akan menunaikan nafkah bagi wanita tersebut baik berupa makanan, minuman, tempat tinggal maupun pakaian dengan baik, Nabi Shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Dan bagi mereka (para istri) kewajiban kalianlah (para suami) untuk memberikan rizki mereka dan pakaian mereka dengan baik.”
(HR. Ahmad)

Isteri pun memelihara hak suami dengan menunaikan apa yang menjadi kewajibannya di rumah dari masalah penjagaan dan perbaikan, bersabda Nabi Shallallaahu ‘alaihi wasallam:

” … dan istri adalah pemimpin di rumah suaminya dan yang bertanggung jawab dari yang dipimpinnya.”
(HR. Bukhari-Muslim)

4) Merupakan sarana untuk menyembungkan antara keluarga dan suku sehingga berapa banyak dua keluarga yang saling berjauhan tidak saling mengenal satu sama lainnya, dengan adanya pernikahan menghasilkan kedekatan dan hubungan di antara keduanya. Oleh karena inilah Allah Subhaanahu wa Ta’aala jadikan mushaharah sebagai bahagian bagi nasab sebagaimana yang telah lalu.

5) Melanggengkan suatu jenis manusia dengan jalan yang benar sehingga pernikahan itu menjadi sebab bagi (kelangsungan) keturunan yang menyebabkan berlangsungnya (kehidupan) manusia, Allah Subhaanahu wa Ta’aala berfirman:

“Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan dari padanya Allah menciptakan isterinya; dan dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak.”
(QS. An Nisaa : 1)

Dan kalau sekiranya tidak ada pernikahan niscaya akan terjadi salah satu dari dua kemungkinan:
Pertama: Binasanya (keturunan) manusia
Kedua: Munculnya generasi manusia dari hasil perzinahan yang tidak mengenal asal usulnya dan tidak bermoral.

Sumber: Maka, Menikahlah, Syaikh Muhammad bin Sholih Al-Utsaimin, Ittibaus Salaf Press.
http://menikahsunnah.wordpress.com/mengapa-menikah/

http://www.mywedding.com/adaadja/

wassalaamu’alaykum wa rohmatullaahi wa baarokaatuh

Hukum Gambar Bergerak

Bismillaahirrohmaanirrohiim.

Assalaamu’alaykum wa rohmatullaahi wa baarokaatuh.

Tanya:

“Tentang gambar di televisi, apakah itu termasuk membuat gambar (tashwir) yang haram? Jika tidak termasuk membuat gambar yang haram lalu apa yang mengeluarkannya dari ruang lingkup haram menjadi mubah dan halal? Apakah gambar di TV itu termasuk kebutuhan vital (dharuri) ataukah karena alasan yang lain?”

Jawaban Syeikh Abdullah bin Jibrin-rahimahullahu-:

الذي أخرجه أنه غير مستقر و غير ثابت لأنه يمكن مسحه بخلاف التصوير الذي يرسم في الصحف فإنه ثابت لا يمكن أن يمسح بالإصبع و لا أن يسجل عليه.
و حيث أن هذا إنما هو التقاط هذه الصور المتحركة أو نقل حركتها ثم بعدها تمسح من هذا الشريط و يسجل فيه غيره دل على أنها وإن كانت صورة في الظاهر لكنها غير ثابتة.

“Faktor yang membedakannya adalah gambar di TV itu gambar yang tidak paten dan tidak tetap karena gambar tersebut bisa dihapus. Hal ini berbeda dengan membuat gambar di kertas. Gambar ini paten karena tidak mungkin dihapus dengan jari atau ditindih dengan gambar yang lain.

Alasan yang lain gambar di TV itu hakikatnya adalah sekedar mengambil gambar yang bergerak atau memindah gerakan gambar yang bergerak. Kemudian gambar yang ada dalam kaset video itu bisa dihapus dan ditindih dengan gambar yang lain. Hal ini menunjukkan bahwa gambar di TV itu meskipun secara lahiriah adalah gambar akan tetapi bersifat tidak permanen”

[Fatwa ini kami jumpai dalam buku yang berjudul ‘Ijabah al Sa-il ‘al Ahammi al Masa-il Ajwibah al ‘Allamah al Jibrin ‘ala As-ilah al Imarat, hal 43-44, terbitan Maktabah al Ashalah wa al Turats, Emirat Arab tahun 2008 M. Fatwa ini disampaikan oleh Ibnu Jibrin pada tahun 1414 H sedangkan kata pengantar Ibnu Jibrin untuk buku tersebut ditulis pada tanggal 11 Syawal 1427 H].

Kami katakan bahwa termasuk gambar bergerak adalah gambar yang ada di VCD.

Wassalaamu’alaykum wa rohmatullaahi wa baarokaatuh.

sumber: http://ustadzaris.com/hukum-gambar-bergerak

Ulama Pun Bisa Bercanda

Bismillaahirrohmaanirrohiim.

Assalaamu’alaykum wa rohmatullaahi wa baarokaatuh.

Dua tahun sebelum Syaikh Ibnu Utsaimin meninggal Syaikh Salim bin Sa’ad ath Thawil, salah seorang murid Syeikh Ibnu Utsaimin mengatakan, “Seiring dengan memuji Allah, aku memiliki hubungan yang istimewa dan terus-menerus dengan Syeikh Ibnu Utsaimin. Hubungan ini terus terjalin kurang lebih selama delapan tahun. Setelah aku kembali ke Kuwait dan lulus dari Universitas Ibnu Suud pada tahun 1407 atau 1987 hubunganku dengan beliau tidak pernah putus baik berupa kunjungan, komunikasi via telepon ataupun korespondensi.

Aku kembali menemui beliau pada tahun 1410 atau 1990 yaitu saat invasi Iraq ke Kuwait. Begitu melihatku, beliau menyambutku dengan sambutan yang luar biasa. Beliau bertanya kepadaku tentang keadaan Kuwait dan penduduknya. Beliau pun berdoa agar Allah menjaga orang tuaku dan keluargaku secara khusus serta penduduk Kuwait secara umun agar terjaga dari cobaan yang demikian besar tersebut.
Setelah itu beliau mengundangku secara khusus untuk makan siang di rumah beliau. Kupenuhi undangan beliau. Yang menemaniku saat itu adalah Syeikh ‘Utsman bin Muhammad al Khumais. Aku memintakan izin kepada beliau agar Syeikh Utsman diperkenankan untuk ikut datang. Beliaupun mengizinkannya. Pertemuan ini kunilai dalam hidupku sebagai pertemuan yang sangat istimewa. Setiap kali, Aku mengingatnya aku banyak-banyak mengucapkan alhamdulillah.

Continue reading

Membenci Pujian

Bismillaahirrohmaanirrohiim.

Assalaamu’alaykum wa rohmatullaahi wa baarokaatuh.

Seorang penyair arab kenamaan di masanya, Syaikh Dr. Muhammad Taqiyuddin Al Hilali pernah menulis untaian bait-bait syair panjang berisi pujian untuk Syaikh Ibnu Baz secara khusus dan kabilah Baaz secara umum. Ketika Syaikh bin Baaz mengetahui hal ini beliau menulis bantahan untuk untaian syair tersebut.

Beliau mengatakan,

“Aku telah mentelaah untaian syair yang disebarluaskan oleh jurnal Jamiah Islamiah di India pada edisi yang ke-9 yang ditulis oleh yang terhormat Dr. Taqiyuddin Al-Hilali. Keberadaan untaian bait-bait syair tersebut sungguh sangat menggelisahkanku. Sunguh sangat kusayangkan bait-bait syair semacam itu ditulis oleh orang semisal beliau karena dalam bait-bait syair tersebut terkandung pujian yang berlebihan terhadapku dan kabilahku….
Kunasehatkan kepada beliau yang terhormat agar tidak mengulangi perbuatan semacam itu lagi dan memohon ampun kepada Allah atas apa yang telah terjadi”.

Continue reading

Bantahan Kepada yang Enggan Menyebut Dirinya Seorang Salafy

Pertanyaan :

Sebagian saudara kita para da’I mengatakan, ‘Saya menolak mengatakan ‘Saya seorang salafy’ karena khawatir orang memandangnya seperti sebuah hizbiyyah (kelompok)’. Apakah perkataan ini benar ataukah saya harus menjelaskan kepada orang apa itu salafiyyah?”.

Jawaban : Syaikh Al-Albany berkata,

Continue reading

Musibah Seberat Apa Yang Sedang Menimpamu?

bismillaahirrohmaanirrohiim

assalaamu’alaykum wa rohmatullaahi wa barokaatuh

teringat saya dalam sebuah kajian bertema “Misteri Kematian Rasulullah, sholallaahu ‘alayhi wasallam” di Komplek Gema Pesona, Depok, masjid Al Fauzhin, pada Ahad, 29 November 2009,

dalam bagian muqadimahnya, Al Ustadz Abu Usamah, hafizhohullaahu ta’ala, bertanya kepada jama’ahnya. musibah berat apakah yang mungkin sedang menimpa para jama’ahnya pada saat itu?

dan lalu ia berkata, menukil sebuah hadits, bahwa musibah terberat yang menimpa anda saat itu, tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan musibah wafatnya sang uswatun hasanah, Rasulullaah Muhammad sholallaahu ‘alayhi wasallam.

Jika salah seorang dari kalian ditimpa suatu musibah maka hendaklah dia mengingat musibah yang ia alami dengan kematianku, sesungguhnya itu adalah musibah terbesar.“ [Ath-Thabrani, Al-Kabir & As-Silsilah Ash-Shahihah No. 1106]

Abu Umar bin Abdul Barr berkata:
“Rasulullah telah berkata benar, karena musibah dengan meninggalnya Rasulullah lebih besar dari pada setiap musibah yang menimpa seorang muslim setelah Rasulullah sampai hari kiamat, terputusnya wahyu dan matinya kenabian. Dan kejelekan yang pertama kali muncul adalah dengan murtadnya bangsa Arab dan selain mereka. Dengan meninggalnya Rasulullah ini adalah awal terputusnya kebaikan dan awal berkurangnya kebaikan.”

jadi, seberat apakah musibah seberat apakah yang sedang saya, atau anda alami? ^^

semoga allah karuniakan sabar yang baik kepada kita terhadap semua musibah yang menimpa.

wassalaamu’alaykum wa rohmatullaahi wa barokaatuh

Ganti Ringtone HP

bismillaahirrohmaanirrohiim

assalaamu’alaykum wa rohmatullaahi wa barokaatuh,

bapak-bapak, ibu-ibu, saudara saudariku seiman di jalan Allah, siapa kah yang ringtone HP nya masih bernada alunan musik? ^^

“Dan diantara manusia (ada) orang yang memepergunakan kata-kata untuk menyesatkan (manusia) dari jalan Allah tanpa ilmu dan menjadikan jalan Allah sebagai olok-olokan, mereka itu akan memperoleh adzab yang menghinakan.” (QS Luqman: 6)

Dalam Tafsir Al-Qur-anil ‘Azhim Al-Hafidz Ibnu Katsir juga menegaskan bahwa ayat ini berkaitan dengan orang-orang yang enggan mengambil manfaat dari (mendengarkan) Al-Qur’an. Kemudian berupaya untuk mendengarkan musik dan nyanyian dengan segala irama dan perantinya. Rasulullah sholallaahu ‘alayhi wasallam juga telah memperingatkan umatnya dari fitnah musik Di antara sabda beliau sholallaahu ‘alayhi wasallam adalah : “Benar – benar akan ada sekelompok orang dari umatku yang menghalalkan zina, sutera, khamar, dan musik/alat musik. Merkeka tinggal di puncak gunung, setiap sore seorang pengembala membawa (memasukkan) hewan ternak mereka ke kandangnya. ketika datang kepada mereka seorang fakir untuk suatu kebutuhannya, berkatalah mereka kepada si fakir: ‘Besok sajalah kamu kembali’ maka di malam harinya Allah ta’ala mengadzab mereka dengan ditumpahkannya gunung tersebut kepada mereka atau digoncang dengan sekuat-kuatnya, sementara yang selamat dari mereka Allah ubah menjadi monyet dan babi sehingga hari kiamat.” [HR. Al-Bukhari dalam shahih-nya, no.5590 dari sahabat Abu Amir (Abu Malik) Al-Asy’ari]

wa na’udzubillaah…

nah, maka berikut ada link untuk mendownload ringtone HP, bisa dipilih banyak ringtone yang berupa suara-suara. ada yang suara horor [sungguh seru jika suara ini dijadikan alarm ^^], ada yang suara hujan, petir, omongan manusia, suara binatang, dan lain2… yang jelas jauh dari nada2 musik yang konon adalah seruling syaithon… (berasa lagi gelar jualan sahaja saya)😛

ini linknya: www.zedge.net

sebenarnya lebih enak download langsung lewat HP. tapi mo download lewat kompi atau lepi juga bisa. semoga bermanfaat bagiku dan bagi semuanya.

wassalaamu’alaykum wa rohmatullaahi wa barokaatuh,

NB:

oh iya, tapi di situs ini masih ada juga yang musik2nya,

tp yang non musik juga banyak, jadi pandai2 lah memilihnya, saudara-saudariku,

okeh! ^^
barokallaahu lakum…